Welcome, visitor! [ Register | LoginRSS Feed

About Kampung Inggris

Description

Untuk mempercepat dan memfasilitasi proses bilingualisme atau multilingualisme, para periset dan ilmuwan telah mengajukan banyak metode dan pendekatan yang sebagian besar berkembang dari mazhab pemikiran linguistik, psikologis, atau sosiologis. Namun, bidang ini lamban untuk menyadari pentingnya kapasitas emosional, terutama yang dimiliki peserta didik saat belajar bahasa ibu mereka dan mungkin meneruskan proses belajar L2 mereka. Dengan menggunakan model akuisisi bahasa Perkembangan, Individual-Difference, Relationship-Based (DIR), makalah ini menyajikan Instruksi Bahasa Emosional Berbasis Masyarakat (EBLI) sebagai pendekatan baru terhadap pendidikan bilingual. Konsep Emotioncy, Emotionalization, dan Inter-emotionality yang relevan diperkenalkan sebelum makalah ini ditutup dengan memberikan saran mengenai bagaimana penerapan DIR ke pendidikan bilingual dapat memperbaiki pembelajaran dan pengajaran bahasa kedua / asing.

Tingkatkan kemampuan bahasa bersama kampung Inggris Kediri.

Bilingualisme bukan hanya fenomena di seluruh dunia, tapi juga merupakan kenyataan yang telah terjadi sejak awal bahasa dalam sejarah manusia (Grosjean, 1982). Bilingualisme dan multilingualisme telah menjadi perhatian utama banyak guru bahasa dan peserta didik. Berbagai metode dan pendekatan yang beragam telah dikembangkan di berbagai titik dalam waktu sebagai cara pengajaran bahasa belajar yang lebih efektif dan efisien. Stern (1983) berkomentar bahwa evolusi pengajaran bahasa memiliki sejarah yang berbelit-belit. Demikian juga, Brown (1994) menggambarkan munculnya berbagai kecenderungan sebagai "perubahan angin dan pergeseran pasir pengajaran bahasa" (hal 52).

Ads / Latest items listed

Sorry, no listings were found.

B S Honey
wildflower
Bees_ad